Panduan Teknik Pengolahan Dan Pengawetan Pangan

Rp67.000

Buku Panduan Teknik Pengolahan Dan Pengawetan Pangan
Pengarang Enceng Sobari
Penerbit Deepublish
ISBN 978-602-401-699-9
Ukuran 1420 cm
Halaman vi, 137 hlm
Tahun Terbit 2017

Aspek penanganan bahan pangan sangat diperlukan dalam hal ini agar kondisi bahan pangan yang dipanen dapat tetap bisa dikonsumsi dengan kadar nutrisi yang masih baik dan segar. Perlu tatacara pengolahan pangan serta pengawetan yang baik untuk menjaga kualitas serta kuantitas bahan pangan tetapi diperoleh. Keutamaan pengolahan tersebut bertujuan untuk menjaga umur simpan serta menjaga kadar gizi yang ada dalam bahan pangan tetap terjaga atau dengan kata lain struktur gizinya tidak hilang. Selain itu melalui pengolahan dan pengawetan bahan pangan tersebut diharapkan bahan pangan yang dihasilkan tidak hanya mampu mempertahankan daya simpan agar berumur panjang tetapi mampu mengubah bahan pangan yang mentah tadi menjadi sebuah produk olahan yang bisa dikonsumsi tanpa mengurangi nilai gizi bahan pangan yang diolah dan diawetkan tersebut.

Upaya yang digunakan dalam pengolahan serta pengawetan bahan pangan tersebut dapat dilakukan melalui proses pengeringan, pengasapan, penggaraman, penggulaan, kristalisasi, fermentasi, dan masih banyak lagi yang secara terstruktur dijelaskan dengan metoda panduan praktik agar mudah dipahami dan diaplikasikan sendiri yang akan dibahas pada bab-bab selanjutnya. Pembahasan ini juga merupakan pengetahuan dasar yang menjadi referensi banyak produk-produk hasil olahan yang saat ini banyak dijual dipasaran. Bahan pangan yang telah dipanen apabila dibiarkan begitu saja akan mengalami perubahan akibat pengaruh faktor-faktor fisiologis, mekanis, fisik, kimiawi, dan mikrobiologis.

WhatsApp
Category:

Description

Buku Panduan Teknik Pengolahan Dan Pengawetan Pangan
Pengarang Enceng Sobari
Penerbit Deepublish
ISBN 978-602-401-699-9
Ukuran 1420 cm
Halaman vi, 137 hlm
Tahun Terbit 2017

Aspek penanganan bahan pangan sangat diperlukan dalam hal ini agar kondisi bahan pangan yang dipanen dapat tetap bisa dikonsumsi dengan kadar nutrisi yang masih baik dan segar. Perlu tatacara pengolahan pangan serta pengawetan yang baik untuk menjaga kualitas serta kuantitas bahan pangan tetapi diperoleh. Keutamaan pengolahan tersebut bertujuan untuk menjaga umur simpan serta menjaga kadar gizi yang ada dalam bahan pangan tetap terjaga atau dengan kata lain struktur gizinya tidak hilang. Selain itu melalui pengolahan dan pengawetan bahan pangan tersebut diharapkan bahan pangan yang dihasilkan tidak hanya mampu mempertahankan daya simpan agar berumur panjang tetapi mampu mengubah bahan pangan yang mentah tadi menjadi sebuah produk olahan yang bisa dikonsumsi tanpa mengurangi nilai gizi bahan pangan yang diolah dan diawetkan tersebut.

Upaya yang digunakan dalam pengolahan serta pengawetan bahan pangan tersebut dapat dilakukan melalui proses pengeringan, pengasapan, penggaraman, penggulaan, kristalisasi, fermentasi, dan masih banyak lagi yang secara terstruktur dijelaskan dengan metoda panduan praktik agar mudah dipahami dan diaplikasikan sendiri yang akan dibahas pada bab-bab selanjutnya. Pembahasan ini juga merupakan pengetahuan dasar yang menjadi referensi banyak produk-produk hasil olahan yang saat ini banyak dijual dipasaran. Bahan pangan yang telah dipanen apabila dibiarkan begitu saja akan mengalami perubahan akibat pengaruh faktor-faktor fisiologis, mekanis, fisik, kimiawi, dan mikrobiologis.

Additional information

Weight 300 g
Dimensions 23 × 16 × 2 cm