Description
Buku Serba Serbi Seksualitas Manusia dalam (Hukum) Islam
Penulis:
Prof. Dr. Salma, M.Ag.
Jarudin, MA, Ph.D.
Dr. Beni Firdaus, S.HI., M.A.
Institusi: UIN Imam Bonjol Padang
Penerbit: Deepublish
Bidang Ilmu: Agama Islam
ISBN: 978-623-02-9860-8
Ukuran: 15,5 × 23 cm
Tebal: xvi + 418 halaman
Tahun Terbit: 2025
Buku Serba Serbi Seksualitas Manusia dalam (Hukum) Islam merupakan karya akademik yang membahas isu seksualitas manusia secara komprehensif berdasarkan perspektif fikih dan ajaran Islam. Di tengah perkembangan teknologi digital yang membuat informasi semakin mudah diakses, buku ini hadir sebagai rujukan yang jelas, sistematis, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Beragam informasi yang beredar di masyarakat sering kali tidak disertai landasan nilai dan pemahaman yang tepat. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kekeliruan, terutama bagi generasi muda. Melalui buku ini, pembaca diajak untuk memahami konsep seksualitas secara utuh dengan merujuk pada sumber ajaran Islam yang autentik, yaitu Al-Qur’an dan Hadis.
Dalam Islam, pembahasan mengenai seksualitas memiliki aturan dan etika yang jelas. Buku ini menyajikan pembahasan tersebut secara objektif, ilmiah, dan mendalam, sehingga membantu pembaca memperoleh pemahaman yang lebih bijak, seimbang, dan sesuai dengan nilai-nilai agama. Sangat direkomendasikan bagi mahasiswa, akademisi, pendidik, serta masyarakat umum yang ingin memperluas wawasan keislaman.
Daftar Isi:
- Pengantar Serba Serbi Seksualitas Manusia dalam (Hukum) Islam
- Konsep Seksualitas dalam Al-Qur’an
- Konsep Seksualitas dalam Hadis
- Pola Konsep Seksualitas dalam Al-Qur’an dan Hadis
- Homoseksual
- Khitan (Perempuan)
- Perzinaan
- Aspek Perdebatan pada Hadd Al-Qazf (Menuduh Orang Lain Berzina)
- Pemaksaan/Pemerkosaan
Catatan Penting:
- Buku cetak, baru, dan original
- Dijual dalam bentuk paket (tidak dijual terpisah)
- Isi paket sesuai foto dan deskripsi
- Dikemas rapi dan aman
Lengkapi koleksi referensi keislaman Anda dengan buku ilmiah dan bermutu ini. Segera pesan sekarang juga sebelum kehabisan.


























