Description
Buku Ilmu Farmakognosi: Dari Sejarah hingga Klasifikasi Bahan Obat Alami
Penulis Dr. apt. Diki Prayugo Wibowo., M.Si., Dr. apt. Hesti Riasari., M.Si., Dr. apt. Sani Nurlaela Fitriansyah., M.Si., apt. Siti Uswatun Hasanah, M.Si.
Institusi STFI
Penerbit Deepublish
Bidang Ilmu Farmasi
ISBN 978-634-01-0930-6
Ukuran 15.5×23 cm
Halaman xiv, 274 hlm
Tahun 2025
Buku Farmasi yang berjudul Buku Ilmu Farmakognosi: Dari Sejarah hingga Klasifikasi Bahan Obat Alami merupakan karya Diki Prayugo Wibowo, dkk. Buku ajar farmakognosi berisikan rangkaian materi farmakognosi yang dijelaskan dari ruang lingkup yang luas hingga spesifik yang disusun secara bertahap. Buku ini diawali dengan uraian tentang perkembangan sejarah ilmu farmakognosi dari setiap periode di berbagai negara berkembang, ruang lingkup farmakognosi yang semakin meluas dari masa ke masa, di mana terdapat perkembangan mengenai jenis tanaman, budidaya, dan cara penggunaan tanaman herbal sejalan dengan perkembangan teknologi. Dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, klasifikasi tanaman obat akan terus berkembang baik berdasarkan nama, pemahaman secara anatomi, ataupun berdasarkan senyawa kimia yang terkandung di dalam tanaman dan aktivitas farmakologi yang dimiliki setiap tanaman.
Pembahasan terkait jalur biosintesis dalam buku ajar ini dijelaskan dalam satu bab penuh dan lebih rinci dimulai dari pembentukan senyawa metabolit primer dimulai dari reaksi fotosintesis, hingga terbentuk metabolit sekunder, berbagai enzim yang berperan dalam setiap tahap reaksi, dan Building block senyawa metabolit sekunder.
Pembahasan Tanaman herbal dalam buku ini dikelompokkan berdasarkan senyawa utama yang banyak diprediksi memiliki aktivitas farmakologi, yaitu senyawa alkaloid, terpenoid, resin, tanin dan senyawa glikosida.
Senyawa alkaloid merupakan senyawa yang banyak terkandung dalam tanaman, dengan ciri adanya atom Nitrogen dalam struktur senyawa, rasa pahit dan berbentuk kristal, serta bersifat basa. Di alam sangat banyak tanaman dengan kandungan senyawa aktif berupa golongan alkaloid, di antaranya adalah tanaman tembakau dengan senyawa alkaloid yang terkandung nikotin. Senyawa glikosida merupakan senyawa yang sangat identik dengan adanya gula, sehingga memiliki sifat yang lebih polar dibandingkan dengan senyawa aglikonnya, seperti aloin yang terkandung dalam lidah buaya. Aroma yang menyengat, harum, dan mudah menguap menjadi salah satu ciri dari metabolit sekunder golongan terpenoid, seperti yang terkandung dalam bunga cengkih, di mana senyawa yang berperan adalah eugenol.
Selain contoh tanaman dan senyawa di atas, dalam buku ini dijabarkan lebih banyak contoh senyawa dan tanaman penghasil, yang digolongkan berdasarkan golongan besar metabolit sekunder yang dikandung. Selain itu, dalam buku ajar ini dilengkapi dengan materi pemalsuan, yang berisikan cara identifikasi yang dapat digunakan sebagai penuntun dalam meninjau keaslian bahan baku herbal di lapangan. Buku Ilmu Farmakognosi: Dari Sejarah hingga Klasifikasi Bahan Obat Alami sangat cocok bagi para peneliti, mahasiswa, dan praktisi di bidang farmasi, farmakologi dan jug apoteker yang ingin mendalami terkiat obat herbal atau obat alami.
Berikut Daftar Isi Buku Farmasi yang berjudul Buku Ilmu Farmakognosi: Dari Sejarah hingga Klasifikasi Bahan Obat Alami, diantaranya:
- Sejarah Farmakognosi
- Klasifikasi Bahan Obat
- Farmakogosi Analitik (Pemalsuan)
- Jalur Biosintesis Umum
- Bahan Obat yang Mengandung Alkaloid
- Bahan Obat yang Mengandung Minyak Asiri
- Bahan Obat yang Mengandung Glikosida
- Bahan Obat yang Mengandung Resin
- Bahan Obat yang Mengandung Tanin
Keunggulan Belanja di Machidolia:
- Buku Original dan Berkualitas
- Dicetak dan Dikirimkan Langsung oleh Penerbit
- ISBN Resmi dan Terdaftar
- Packing Aman dan Rapi
- Garansi Uang Kembali atau Penggantian Buku
Jangan lewatkan kesempatan memiliki buku referensi berharga ini! Segera pesan di Machidolia dan pelajari bagaimana buku ini dapat diterapkan secara praktis untuk sistem rekomendasi yang efektif!




