Description
Buku Serum Leptin Placenta: Menilik Perbedaan Kadar pada Berat Bayi Baru Lahir dari Ibu Obesitas
Penulis Rini Febrianti, S.S.T., M.Keb.
Bidang Ilmu Kesehatan
ISBN 978-623-02-4787-3
Ukuran 17.525 cm
Halaman xii, 116 hlm
Tahun 2022
Buku yang kami jual merupakan;
1. Original 100 %
2. Dicetak dan di kirim langsung oleh penerbit
3. Buku Ber ISBN
4. Packing Aman dan Rapih
5. Bergaransi
Leptin yang berasal dari placenta berperan penting dalam pengendalian dan fungsi pertumbuhan placenta, dan pertumbuhan janin sebagai konsekuensinya. Studi in-vitro juga menunjukkan bahwa leptin meregulasi produksi nitric oxide dan lipolisis pada kehamilan cukup bulan. Oleh karena itu, konsekuensinya pada aliran darah placenta dan transfer asam lemak bebas untuk janin. Selain itu, leptin juga menstimulasi aktivitas transpor asam amino, yakni sistem dalam fragmen vili placenta pada kehamilan cukup bulan (Gonzales, Simon, Caballero et al., 2000).
Leptin berkontribusi terhadap regulasi pertumbuhan janin, lemak tubuh, nafsu makan, dan memainkan peran dalam hasil akhir kehamilan. Perempuan dengan kehamilan normal menunjukkan peningkatan kadar leptin selama kehamilan, terutama pada kehamilan trimester II (Gisaru, Eitan, Aigur et al., 2003).
Hambatan pertumbuhan janin merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas neonatal, yaitu Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Insiden BBLR di Indonesia cukup tinggi, yakni dengan persentase 11,2%. Leptin merupakan hormon yang mengatur nafsu makan. Leptin placenta memiliki fungsi pertumbuhan placenta dan pertumbuhan janin. Resistensi leptin pada ibu obesitas merupakan faktor risiko potensial yang menyebabkan terjadinya komplikasi dalam kehamilan dan berat bayi yang dilahirkan. Buku ini menyajikan referensi berbasis hasil riset mengenai perbedaan yang signifikan rerata kadar serum leptin placenta antara BBLR dari ibu obesitas dan bayi berat badan lahir normal.
























