Deepublish Buku Mikrobiologi Hasil Perikanan – Rieny Sulistijowati

Rp83.000

Buku Mikrobiologi Hasil Perikanan

Pengarang Dr. Rieny Sulistijowati, S.Pi, M.Si
ISBN 978-602-280-384-3
Ukuran Unesco
Halaman x, 90 hlm

Mikroorganisme tersebar luas di alam dan sebagai akibatnya produk pangan jarang sekali yang steril, tetapi umumnya tercemar oleh berbagai jenis mikroorganisme. Pertumbuhan mikroorganisme dalam bahan pangan dapat mengakibatkan perubahan fisik atau kimia yang tidak diinginkan, sehingga bahan pangan tersebut tidak layak dikonsumsi. Usaha untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme pada bahan pangan dapat dilakukan melalui pengawetan pangan.

Untuk dapat tumbuh dan berfungsi secara normal, mikroorganisme membutuhkan sumber energi, sumber nitrogen, vitamin, mineral dan faktor pertumbuhan lainnya. Komponen-komponen tersebut diperoleh mikroba dari bahan pangan, selama pertumbuhan khususnya mikroba patogen menghasilkan metabolit yang mampu merombak makromolekul menjadi mikromolekul dan memproduksi senyawa yang menguntungkan dan menghasilkan juga racun ammonia (NH3), trimethylamine (TMA), gas hydrogen-belerang (H2S), karbondioksida (CO2), berbagai asam, dan senyawa-senyawa yang berbau busuk dan tengik. sehingga ikan menjadi busuk dan rusak. Untuk pertumbuhannya, kapang mempunyai kebutuhan zat gizi yang paling minimal, diikuti dengan khamir, kemudian bakteri gram negatif, sedangkan bakteri gram positif mempunyai kebutuhan zat gizi yang paling lengkap. Di samping komponen zat gizi yang diperlukan tersebut, kondisi lingkungan yang sesuai, seperti keberadaan air bebas (aktivitas air), pH, oksigen, dan suhu juga mempengaruhi pertumbuhan mikroba.

Kategori:

Deskripsi

Buku Mikrobiologi Hasil Perikanan

Pengarang Dr. Rieny Sulistijowati, S.Pi, M.Si
ISBN 978-602-280-384-3
Ukuran Unesco
Halaman x, 90 hlm

Mikroorganisme tersebar luas di alam dan sebagai akibatnya produk pangan jarang sekali yang steril, tetapi umumnya tercemar oleh berbagai jenis mikroorganisme. Pertumbuhan mikroorganisme dalam bahan pangan dapat mengakibatkan perubahan fisik atau kimia yang tidak diinginkan, sehingga bahan pangan tersebut tidak layak dikonsumsi. Usaha untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme pada bahan pangan dapat dilakukan melalui pengawetan pangan.

Untuk dapat tumbuh dan berfungsi secara normal, mikroorganisme membutuhkan sumber energi, sumber nitrogen, vitamin, mineral dan faktor pertumbuhan lainnya. Komponen-komponen tersebut diperoleh mikroba dari bahan pangan, selama pertumbuhan khususnya mikroba patogen menghasilkan metabolit yang mampu merombak makromolekul menjadi mikromolekul dan memproduksi senyawa yang menguntungkan dan menghasilkan juga racun ammonia (NH3), trimethylamine (TMA), gas hydrogen-belerang (H2S), karbondioksida (CO2), berbagai asam, dan senyawa-senyawa yang berbau busuk dan tengik. sehingga ikan menjadi busuk dan rusak. Untuk pertumbuhannya, kapang mempunyai kebutuhan zat gizi yang paling minimal, diikuti dengan khamir, kemudian bakteri gram negatif, sedangkan bakteri gram positif mempunyai kebutuhan zat gizi yang paling lengkap. Di samping komponen zat gizi yang diperlukan tersebut, kondisi lingkungan yang sesuai, seperti keberadaan air bebas (aktivitas air), pH, oksigen, dan suhu juga mempengaruhi pertumbuhan mikroba.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.