Delusi Moneter Paradigma Yang Berbeda Tentang Uang

Rp95.000

Buku Delusi Moneter Paradigma Yang Berbeda Tentang Uang, Sistem Keuangan, Dan Permasalahannya

Penulis: Joseph Pangaribuan
xv, 257 hlm, Uk: 13×20,5 cm
ISBN :978-623-7022-33-6
Cetakan Pertama:Desember 2018

Ekonomi sebagai ilmu, telah mulai dikembangkan sejak tiga abad silam sebagai cabang ilmu filsafat dan menjadi salah satu bidang ilmu yang tumbuh sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.Ekonomi memiliki banyak pemikiran namun sayangnya sering kali dianggap hanya memiliki satu kebenaran.

Banyak negara atau institusi pendidikan masih bersandarkan pada literatur-literatur ekonomi dari satu pemikiran saja dan terus dipertahankan selama berpuluh-puluh tahun hingga saat ini. Pemikiran ekonomi itu disebut neoklasik, yang mendominasi literaturliteratur ekonomi dunia.

Namun dalam beberapa tahun terakhir serangan terhadap ekonomi neoklasik gencar dilakukan karena dianggap tidak nyata (tidak terbukti secara empiris), tidak konsisten, dan tidak aplikatif.

Salah satu permasalahan utama dari ekonomi neoklasik adalah pemahaman yang salah tentang sistem keuangan atau moneter. Uang diyakini berasal dari pemerintah ataupun bank sentral yang kemudian sistem ekonomi melipatgandakannya atau disebut fractional reserve banking.

Sementara itu, bank diyakini sebagai institusi yang menjembatani uang dari pihak kelebihan dana kepada pihak kekurangan dana. Dalam kenyataannya tidaklah demikian. Uang diciptakan oleh bank ketika memberikan kredit. Hal ini juga berarti bank bukanlah lembaga intermediasi.

Kesalahpahaman kemudian berlanjut di mana pemerintah atau bank sentral dianggap mampu mengendalikan uang terutama melalui suku bunga dan operasi pasar terbuka. Mereka meyakini kebijakan suku bunga dan kebijakan pengendalian cadangan giro dapat menahan ataupun mem percepat laju kredit. Namun dalam kenyataannya suku bunga justru cenderung berbanding lurus dengan pertumbuhan kredit dan cadangan giro cenderung mengikuti siklus kredit.

WhatsApp

Description

Buku Delusi Moneter Paradigma Yang Berbeda Tentang Uang, Sistem Keuangan, Dan Permasalahannya

Penulis: Joseph Pangaribuan
xv, 257 hlm, Uk: 13×20,5 cm
ISBN :978-623-7022-33-6
Cetakan Pertama:Desember 2018

Ekonomi sebagai ilmu, telah mulai dikembangkan sejak tiga abad silam sebagai cabang ilmu filsafat dan menjadi salah satu bidang ilmu yang tumbuh sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.Ekonomi memiliki banyak pemikiran namun sayangnya sering kali dianggap hanya memiliki satu kebenaran.

Banyak negara atau institusi pendidikan masih bersandarkan pada literatur-literatur ekonomi dari satu pemikiran saja dan terus dipertahankan selama berpuluh-puluh tahun hingga saat ini. Pemikiran ekonomi itu disebut neoklasik, yang mendominasi literaturliteratur ekonomi dunia.

Namun dalam beberapa tahun terakhir serangan terhadap ekonomi neoklasik gencar dilakukan karena dianggap tidak nyata (tidak terbukti secara empiris), tidak konsisten, dan tidak aplikatif.

Salah satu permasalahan utama dari ekonomi neoklasik adalah pemahaman yang salah tentang sistem keuangan atau moneter. Uang diyakini berasal dari pemerintah ataupun bank sentral yang kemudian sistem ekonomi melipatgandakannya atau disebut fractional reserve banking.

Sementara itu, bank diyakini sebagai institusi yang menjembatani uang dari pihak kelebihan dana kepada pihak kekurangan dana. Dalam kenyataannya tidaklah demikian. Uang diciptakan oleh bank ketika memberikan kredit. Hal ini juga berarti bank bukanlah lembaga intermediasi.

Kesalahpahaman kemudian berlanjut di mana pemerintah atau bank sentral dianggap mampu mengendalikan uang terutama melalui suku bunga dan operasi pasar terbuka. Mereka meyakini kebijakan suku bunga dan kebijakan pengendalian cadangan giro dapat menahan ataupun mem percepat laju kredit. Namun dalam kenyataannya suku bunga justru cenderung berbanding lurus dengan pertumbuhan kredit dan cadangan giro cenderung mengikuti siklus kredit.

Additional information

Weight 300 g
Dimensions 23 × 16 × 2 cm