Buku Dinamika Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Berbasis Masyarakat

Rp87.000

Buku Dinamika Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Berbasis Masyarakat
Penulis : La Nalefo
Halaman : viii, 121 hlm, Uk: 15.523 cm
ISBN : 978-623-02-0883-6
Cetakan : April 2020
Sinopsis :
Pesisir adalah wilayah yang unik dalam konteks bentang alam, wilayah merupakan tempat bertemunya daratan dan lautan (Key and Alder, 1999). Pesisir merupakan wilayah yang penting ditinjau dari berbagai sudut pandang perencanaan dan pengelolaan. Dilihat dari potensinya, dibagi menjadi empat kategori, yaitu (1) sumber daya dapat pulih (renewable resource), seperti ikan, udang, dan sebagainya, kegiatan budidaya pantai dan laut; (2) sumber daya tidak dapat pulih (non-renewable resource), seperti minyak bumi dan gas; (3) energi kelautan, seperti pasang surut, gelombang; (4) jasa-jasa lingkungan kelautan (environmental service), seperti pariwisata dan perhubungan laut.

Meskipun demikian realitas dari beberapa persoalan serius juga telah menjadi isu-isu strategis dalam pengelolaan sumber daya pesisir dan laut misal kondisi sumber daya pesisir dan laut yang bersifat common property dengan akses yang bersifat quasi open acsess, lebih mengarah pada pengertian sifat sumber daya yang merupakan public domain dan tidak ada pemiliknya. Kondisi ini menimbulkan gejala yang disebut dengan dissipatet resource rent, yaitu hilangnya rente sumber daya yang semestinya diperoleh dari pengelolaan yang optimal. Dengan quasi open acsess maka tindakan salah satu pihak yang merugikan pihak lain tidak dapat terkoreksi oleh pasar (market failure). Hal ini menimbulkan ketakefisienan ekonomi karena semua pihak akan berusaha mengeksploitasi sumber daya sebesar-besarnya, jika tidak maka pihak lain yang akan mendapat keuntungan. Dengan diperkuat lagi dengan teknologi, pihak-pihak yang bermodal mampu mengeksploitasi sumber daya secara berlebihan sehingga terjadi hukum rimba (siapa yang kuat, dia yang menang) dan daya produksi alamiah menjadi terganggu.

Deskripsi

Buku Dinamika Pengelolaan Sumberdaya Pesisir Berbasis Masyarakat
Penulis : La Nalefo
Halaman : viii, 121 hlm, Uk: 15.523 cm
ISBN : 978-623-02-0883-6
Cetakan : April 2020
Sinopsis :
Pesisir adalah wilayah yang unik dalam konteks bentang alam, wilayah merupakan tempat bertemunya daratan dan lautan (Key and Alder, 1999). Pesisir merupakan wilayah yang penting ditinjau dari berbagai sudut pandang perencanaan dan pengelolaan. Dilihat dari potensinya, dibagi menjadi empat kategori, yaitu (1) sumber daya dapat pulih (renewable resource), seperti ikan, udang, dan sebagainya, kegiatan budidaya pantai dan laut; (2) sumber daya tidak dapat pulih (non-renewable resource), seperti minyak bumi dan gas; (3) energi kelautan, seperti pasang surut, gelombang; (4) jasa-jasa lingkungan kelautan (environmental service), seperti pariwisata dan perhubungan laut.

Meskipun demikian realitas dari beberapa persoalan serius juga telah menjadi isu-isu strategis dalam pengelolaan sumber daya pesisir dan laut misal kondisi sumber daya pesisir dan laut yang bersifat common property dengan akses yang bersifat quasi open acsess, lebih mengarah pada pengertian sifat sumber daya yang merupakan public domain dan tidak ada pemiliknya. Kondisi ini menimbulkan gejala yang disebut dengan dissipatet resource rent, yaitu hilangnya rente sumber daya yang semestinya diperoleh dari pengelolaan yang optimal. Dengan quasi open acsess maka tindakan salah satu pihak yang merugikan pihak lain tidak dapat terkoreksi oleh pasar (market failure). Hal ini menimbulkan ketakefisienan ekonomi karena semua pihak akan berusaha mengeksploitasi sumber daya sebesar-besarnya, jika tidak maka pihak lain yang akan mendapat keuntungan. Dengan diperkuat lagi dengan teknologi, pihak-pihak yang bermodal mampu mengeksploitasi sumber daya secara berlebihan sehingga terjadi hukum rimba (siapa yang kuat, dia yang menang) dan daya produksi alamiah menjadi terganggu.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.