Buku Dasar ?Dasar Farmasetika dan Sediaan Semi Solid – Elmitra

Rp87.500

Buku Dasar Dasar Farmasetika dan Sediaan Semi Solid

Pengarang : Elmitra, M.Farm.,Apt
Institusi : Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu
ISBN : 978-602-453-333-5
Ukuran :1420 cm
Halaman : xii, 261 hlm

Buku Dasar Dasar Farmasetika dan Sediaan Semi Solid

Buku ini terdiri dari beberapa bab, bab pertama membahas tentang sejarah farmasi, bab kedua tentang pengertian dan penggolongan obat, bab ketiga tentang resep, bab keempat tentang dosis, bab kelima tentang pengenceran obat (pemicikan obat), bab keenam tentang pulvis dan pulveres, bab ketujuh tentang kapsul, bab kedelapan tentang pil, bab kesembilan tentang salep, bab kesepuluh tentang krim, bab kesebelas tentang gel dan bab terakhir tentang pasta.

Farmasi sebagai profesi di Indonesia sebenarnya relatif masih muda dan baru dapat berkembang secara berarti setelah masa kemerdekaan. Pada zaman penjajahan, baik pada masa pemerintahan Hindia Belanda maupun masa pendudukan Jepang, kefarmasian di Indonesia pertumbuhannya sangat lambat, dan profesi ini belum dikenal secara luas oleh masyarakat. Sampai proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, para tenaga farmasi Indonesia pada umumnya masih terdiri dari asisten apoteker dengan jumlah yang sangat sedikit.

Tenaga apoteker pada masa penjajahan umumnya berasal dari Denmark, Austria, Jerman dan Belanda. Namun, semasa perang kemerdekaan, kefarmasian di Indonesia mencatat sejarah yang sangat berarti, yakni dengan didirikannya Perguruan Tinggi Farmasi di Klaten pada tahun 1946 dan di Bandung tahun 1947. Lembaga Pendidikan Tinggi Farmasi yang didirikan pada masa perang kemerdekaan ini mempunyai andil yang besar bagi perkembangan sejarah kefarmasian pada masa-masa selanjutnya.

#farmasi #bahanajar #bukumahasiswa #machidolia #deepublish

Kategori: ,

Deskripsi

Buku Dasar Dasar Farmasetika dan Sediaan Semi Solid

Pengarang : Elmitra, M.Farm.,Apt
Institusi : Akademi Farmasi Al-Fatah Bengkulu
ISBN : 978-602-453-333-5
Ukuran :1420 cm
Halaman : xii, 261 hlm

Buku Dasar Dasar Farmasetika dan Sediaan Semi Solid

Buku ini terdiri dari beberapa bab, bab pertama membahas tentang sejarah farmasi, bab kedua tentang pengertian dan penggolongan obat, bab ketiga tentang resep, bab keempat tentang dosis, bab kelima tentang pengenceran obat (pemicikan obat), bab keenam tentang pulvis dan pulveres, bab ketujuh tentang kapsul, bab kedelapan tentang pil, bab kesembilan tentang salep, bab kesepuluh tentang krim, bab kesebelas tentang gel dan bab terakhir tentang pasta.

Farmasi sebagai profesi di Indonesia sebenarnya relatif masih muda dan baru dapat berkembang secara berarti setelah masa kemerdekaan. Pada zaman penjajahan, baik pada masa pemerintahan Hindia Belanda maupun masa pendudukan Jepang, kefarmasian di Indonesia pertumbuhannya sangat lambat, dan profesi ini belum dikenal secara luas oleh masyarakat. Sampai proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, para tenaga farmasi Indonesia pada umumnya masih terdiri dari asisten apoteker dengan jumlah yang sangat sedikit.

Tenaga apoteker pada masa penjajahan umumnya berasal dari Denmark, Austria, Jerman dan Belanda. Namun, semasa perang kemerdekaan, kefarmasian di Indonesia mencatat sejarah yang sangat berarti, yakni dengan didirikannya Perguruan Tinggi Farmasi di Klaten pada tahun 1946 dan di Bandung tahun 1947. Lembaga Pendidikan Tinggi Farmasi yang didirikan pada masa perang kemerdekaan ini mempunyai andil yang besar bagi perkembangan sejarah kefarmasian pada masa-masa selanjutnya.

#farmasi #bahanajar #bukumahasiswa #machidolia #deepublish

Ulasan

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang sudah login dan telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.